Kamis, 09 Desember 2021

Analisa opdel

 ANALISA OPERASI DELIMA


1. Deputi VII BIN Wawan Hari Purwanto membantah Operasi Delima.


2. Analisa ini tidak bermaksud menyudutkan pihak manapun.


3. Sesuai dengan pernyataan Deputi VII Bidang Komunikasi BIN, Wawan Hari Purwanto :


Ia meminta kepada publik bahwa jika ada orang yang mengaku-aku dari BIN silakan dilaporkan kepada yg berwajib. 


"Biar jelas dan tuntas secara hukum dan tidak digoreng di panggung opini publik"


Analisa ini dibuat sebagai hak jawab publik terhadap bantahan BIN tentang Operasi Delima yang telah terungkap di Markaz Syariah Megamendung.


Hal ini perlu dilakukan agar ada pemberitaan yang berimbang.

 4. Untuk memulai analisa ini, kami cukup mengambil 1 data yang dimiliki oleh Serka Dwi Waryadi.


1 dari 3 Anggota BIN yang terungkap di Megamendung. 


Mitsubishi Xpander menggunakan Plat Nopol Palsu F 1235 KA.


5. Plat Nopol aslinya adalah B 1528 COZ.


Sesuai STNK yg dimiliki Freska Amalia yang beralamat di Jl. Krakatau V No. 76.


Alamat tersebut juga digunakan Dwi Waryadi pada KTP dan SIM C.


Dengan kata lain Dwi Waryadi dan Freska Amalia menempati alamat yang sama.


6. Lalu siapakah Dwi Waryadi ? 


Dan apa kaitan dengan Operasi Delima ?


Selain Kartu Anggota BIN dan KTP, ditemukan juga Kartu Anggota TNI AD milik Serka Dwi Waryadi.


7.  Sampai disini sudah dapat disimpulkan Serka Dwi Waryadi adalah Anggota BIN, yang dibuktikan dengan beberapa Kartu identitas yang sudah tervalidasi.


- KTP atas nama Dwi Waryadi

- Kartu Anggota TNI AD/Kesatuan BIN atas nama Dwi Waryadi

- Kartu Anggota BIN atas nama Dwi Waryadi

Ditemukan juga Surat Bukti Pemotongan Pajak atas nama Serka Dwi Waryadi.


Dalam keterangan Surat Bukti Pemotongan Pajak, tertulis jelas nama Serka Dwi Waryadi dengan Jabatan BA Mabes TNI ( BIN ).


9. Dwi Waryadi sendiri mempunyai beberapa identitas lain, seperti KTP, Kartu Jurnalis, Kartu Karyawan, SIM A dan C atas nama berbeda. 


Dan sudah rahasia umum  seorang Intelijen menggunakan banyak identitas palsu dalam penyamarannya.



10. Berikut salah satu contoh kasus pelaku yang mengaku Anggota BIN, dan akhirnya ditangkap Pihak Berwajib.


Jika BIN membantah 3 Anggota BIN yg tertangkap di Megamendung adalah GADUNGAN, lantas mengapa tidak ada tindakan untuk menangkap mereka ?


youtu.be/sDqmosejLm4


11. Semoga dengan analisa sederhana ini publik dapat menyimpulkan, fakta yang sebenarnya terjadi. 


Seperti yang di ungkapkan HRS dalam Pleidoi nya.


Hal seperti ini harus dijelaskan ke Publik, terlebih Operasi Delima ini terjadi 3 hari sebelum Pembantaian KM50.


#opposite6890